furnitur untuk ruang publik sebagai infrastruktur dan identitas
Furnitur di ruang publik harus mengatur pergerakan, mengundang orang untuk menggunakannya, dan tahan terhadap pemakaian berulang, sekaligus memberi tempat tersebut karakter yang khas. Kami mengembangkan bentuk furnitur bersama kapasitas tempat duduk, jalur akses, visibilitas, kebutuhan perawatan, dan pola penggunaan yang diharapkan.
Proyek dapat berkisar dari satu landmark interior hingga serangkaian bangku yang tersebar di seluruh jalan, pusat transportasi, tempat budaya, atau pengembang propertian serba guna. Dimensi, penahan, material, dan lapisan pelindung ditinjau sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Objek pilihan
Parametric Bench
Parametric Bench menerjemahkan kebutuhan duduk yang kompleks menjadi satu lanskap skulptural yang utuh. Perbedaan ketinggian mendukung jeda pribadi, pertemuan informal, dan penggunaan bersama dalam satu objek yang mudah dikenali.
Murena Bench
Murena Bench bergerak melintasi ruang seperti gelombang panjang yang berkelok. Perpaduan puncak dan area duduk terbuka membentuk lanskap sosial yang beragam dengan kesan gerak yang kuat.
Flow Bench
Flow Bench merupakan lanskap duduk berkesinambungan yang dibentuk oleh kenaikan, cekungan, dan lipatan lembut. Bentuk dua sisinya mengundang orang untuk berhenti, bertemu, dan menggunakannya dengan beragam cara.
L Bench
L Bench menggunakan lengkungan lebar untuk mengarahkan posisi duduk sekaligus pergerakan. Sandaran yang meninggi membentuk siluet khas dan menciptakan sisi yang lebih terlindung di dalam satu bentuk utuh.
S Bench
S Bench menarik garis S yang lebar melalui interior dan menyediakan tempat duduk dalam dua arah. Lengkungan memisahkan aktivitas secara halus tanpa mengurangi kesan terbuka dan ramah.
Tree Bench & Display Shelf
Tree Bench & Display Shelf menggabungkan tempat duduk, penyimpanan, dan display dalam satu struktur vertikal bercabang. Bukaan yang tidak beraturan membuat struktur fungsional ini tampak seperti organisme arsitektural yang sedang tumbuh.